Presiden Barack Obama, Kamis (22/4), mengecam Wall Street karena melakukan praktek-praktek yang berisiko. Meski demikian ia berharap Wall Street turut membantu pemulihan perekonomian AS.
"Pada akhirnya tidak ada garis pemisah, kita bangkit atau jatuh bersama sebagai satu bangsa,” kata Obama. “Saya meminta Anda bergabung dengan saya membangun negeri ini," katanya dalam Pidato di pusat keuangan AS itu. Obama mengecam dan meminta Wall Street untuk tidak lagi mengambil langkah-langkah berisiko yang bisa menjerumuskan perekonomian AS secara umum.
Presiden mengakui ada perbedaan pendapat atas cara terbaik dalam menangani perekonomian, tapi ia mengecam kritik dari beberapa anggota Partai Republik yang menyebut langkah-langkah yang ia lakukan akan semakin membangkrutkan AS.
"Itu mungkin komentar yang bagus, tapi tidak bukan fakta akurat," kata Obama. Pidato Obama dikeluarkan jelang negosiasi rumit di Senat, pekan depan. Obama sejak lama berusaha meluluskan sejumlah agendanya untuk membangkitkan kembali perekonomian AS tapi beberapa agenda tertahan akibat penolakan dari kubu Partai Republik.
"Sejak saya terakhir berbicara di sini dua tahun yang lalu, negara kita telah melalui uji coba yang mengerikan," katanya, sambil menunjuk hilangnya lebih dari 8 juta pekerjaan, triliunan dolar yang hilang.
Obama mengatakan bahwa hari ini, perekonomian sudah mulai pulih. "Tapi kita mempunyai lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Sampai kemajuan ini dirasakan bukan hanya di Wall Street tetapi juga seluruh warga AS.
"Pada akhirnya tidak ada garis pemisah, kita bangkit atau jatuh bersama sebagai satu bangsa,” kata Obama. “Saya meminta Anda bergabung dengan saya membangun negeri ini," katanya dalam Pidato di pusat keuangan AS itu. Obama mengecam dan meminta Wall Street untuk tidak lagi mengambil langkah-langkah berisiko yang bisa menjerumuskan perekonomian AS secara umum.
Presiden mengakui ada perbedaan pendapat atas cara terbaik dalam menangani perekonomian, tapi ia mengecam kritik dari beberapa anggota Partai Republik yang menyebut langkah-langkah yang ia lakukan akan semakin membangkrutkan AS.
"Itu mungkin komentar yang bagus, tapi tidak bukan fakta akurat," kata Obama. Pidato Obama dikeluarkan jelang negosiasi rumit di Senat, pekan depan. Obama sejak lama berusaha meluluskan sejumlah agendanya untuk membangkitkan kembali perekonomian AS tapi beberapa agenda tertahan akibat penolakan dari kubu Partai Republik.
"Sejak saya terakhir berbicara di sini dua tahun yang lalu, negara kita telah melalui uji coba yang mengerikan," katanya, sambil menunjuk hilangnya lebih dari 8 juta pekerjaan, triliunan dolar yang hilang.
Obama mengatakan bahwa hari ini, perekonomian sudah mulai pulih. "Tapi kita mempunyai lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Sampai kemajuan ini dirasakan bukan hanya di Wall Street tetapi juga seluruh warga AS.
Pidato Kita
Reviewed by Liliana Rambawes
on
2:39:00 AM
Rating:

No comments: